ARTIKEL

Bunda Wajib Tahu! Ini Gejala dan Penanganan Cacar Air pada Bayi

Sep 18, 2019 11:01am

Pada dasarnya, cacar air bukanlah penyakit berbahaya pada bayi. Namun, rasa gatal yang ditimbulkan akan sangat mengganggu. Kondisi ini tentu akan membuat si kecil tidak nyaman dan lebih mudah rewel. Sayangnya, gejala cacar air sulit dikenali sehingga Bunda sering mengalami keterlambatan penanganan. Lantas, seperti apa gejala cacar air pada bayi? Berikut penjelasan lebih lanjut, lengkap dengan cara penanganannya.

 

Kehilangan nafsu makan

Infeksi cacar air pada tubuh bayi umumnya bertahan selama 5 sampai 10 hari. Gejala awal yang dimunculkan setelah infeksi berlangsung, yaitu si kecil kehilangan nafsu makannya. Dalam kondisi yang lebih buruk, si kecil bahkan tidak mau mengonsumsi makanan apa pun. Oleh karena itu, jika Bunda melihat si kecil mulai kehilangan nafsu makan, maka ini bisa dicurigai sebagai gejala awal cacar air pada bayi.

 

Demam

Perlu diketahui bahwa suhu tubuh normal bayi berada di kisaran angka 36 – 37 derajat Celsius. Ketika bayi mengalami demam, maka suhu tubuhnya akan mengalami peningkatan secara signifikan. Demam sering kali dianggap sebagai reaksi sistem kekebalan tubuh bayi yang tengah melawan suatu infeksi penyakit. Tidak mengherankan jika demam kemudian disebut menjadi gejala cacar air yang juga akan muncul sekitar 1 – 2 hari sebelum benjolan-benjolan cacar mucul ke permukaan kulit bayi.

 

Sakit kepala

Bunda, bayi ternyata juga bisa mengalami sakit kepala. Kondisi ini ditandai dengan bayi terus menangis dan mengepalkan kedua tangan untuk menggapai kepala. Bayi yang sedang sakit kepala juga lebih sering terbangun di malam hari dan sensitif terhadap cahaya. Untuk mengatasi sakit kepala pada bayi, Bunda bisa memberikan ASI eksklusif dengan durasi lebih sering. Beberapa dokter mengatakan bahwa sakit kepala yang dialami si kecil ini bisa menjadi tanda awal terjadinya infeksi cacar air.

 

Merasa kesakitan

Meski belum bisa mengungkapkan apa yang sedang dirasakan, bayi yang tengah merasa kesakitan akan sedikit merepotkan Bunda. Rasa sakit yang dialami bayi akan membuatnya terus menangis dan rewel sepanjang hari. Sebagai orang tua, tentu saja Bunda tidak bisa berdiam diri. Gejala cacar air yang satu ini dapat segera diredakan dengan melakukan konsultasi pada dokter anak, sehingga si kecil mendapatkan penanganan yang tepat.

 

Tampak lesu

Karena nafsu makan berkurang dan mengalami demam, tak jarang bayi yang terinfeksi cacar air akan terlihat lesu dan lemas. Tanda-tanda ini bisa dikenali Bunda ketika si kecil tidak lagi riang atau lebih banyak berdiam diri. Segera periksa suhu tubuhnya. Jika ternyata si kecil mengalami demam, maka segera berikan penanganan yang tepat sebelum terlambat.

 

Muncul ruam merah pada kulit

Ketika muncul ruam merah pada kulit disertai rasa gatal, tentu ini menjadi gejala cacar air yang paling jelas. Ruam merah pada kulit si kecil akan melewati setidaknya tiga fase sebelum sembuh total. Mulai dari munculnya benjolan merah, kemudian benjolan berisi cairan, dan terakhir benjolan mulai mengering serta berkerak. Inilah yang menandakan bahwa bayi mulai sembuh dari cacar air yang dialami. Cacar air umumnya bisa disembuhkan antara 7 – 14 hari.

 

Itulah tadi beberapa gejala cacar air pada bayi yang wajib diketahui Bunda. Jika ternyata bayi sudah terlanjur terinfeksi cacar air, sebaiknya segerakan untuk memeriksa kondisi kesehatannya pada dokter anak. Pastikan juga Bunda menjaga tubuh si kecil tetap terhidrasi dengan baik dengan memberikannya ASI secara periodik. Hindari menggosok tubuh bayi saat mandi, karena hal ini justru akan memperparah kondisi cacar di permukaan kulit bayi. Kenakan pakaian longgar untuk si kecil agar ia tetap nyaman bergerak.

Tags:

Halaman

Artikel Terkait