

ARTIKEL
10 Permainan Seru untuk Mengasah Motorik Kasar dan Halus Anak
Feb 26, 2021 10:47am
Bunda pasti sering membaca soal pentingnya perkembangan motorik pada anak. Perkembangan motorik sendiri diartikan sebagai proses perkembangan gerak pada anak. Umumnya, kemampuan gerak ini didasari oleh kematangan fisik dan saraf pada anak. Perkembangan motorik lalu dibagi menjadi dua macam, yakni perkembangan motorik halus dan motorik kasar. Tak perlu bingung, ini perbedaan motorik kasar dan halus.
Perkembangan motorik kasar
Perkembangan motorik kasar adalah gerakan besar yang dilakukan si kecil dengan menggunakan otot besar seperti kaki, tangan, dan keseluruhan badannya. Gerakannya biasanya lebih luas dan energik, seperti merangkak, berjalan, berlari, hingga melompat. Pada umumnya, perkembangan motorik kasar terjadi lebih dulu dari perkembangan motorik halus.
Perkembangan motorik halus
Berbeda dengan motorik kasar, motorik halus menitikberatkan perkembangan gerak otot kecil dengan mata dan tangan. Kedua perkembangan motorik dapat tumbuh sendiri, namun orang tua juga punya peran penting mengasah perkembangan motorik kasar dan halus. Caranya cukup mudah, bisa lewat permainan-permainan seru yang disesuaikan untuk mengasah perkembangan motorik kasar dan halus berikut ini.
Permainan untuk melatih motorik kasar
Permainan-permainan berikut dapat membantu si kecil dalam mengasah perkembangan motorik kasarnya. Apa saja itu?
- Menari dengan iringan musik
Menari mengajak si kecil untuk menggerakan tangan, kaki, dan tubuh secara bersamaan. Anak-anak akan semakin luwes bila kegiatan ini dilakukan berkali-kali. Bahkan, mungkin saja Bunda menemukan bakat si kecil dalam menari.
- Main di playground
Salah satu kegiatan yang menyenangkan sekaligus mendukung perkembangan motorik kasar mereka. Permainan-permainan di playground berupa ayunan, jungkat-jungkit, perosotan, dan monkey bar bisa mengasah perkembangan motorik kasar dan halus si kecil.
- Engklek
Permainan engklek merupakan permainan tradisional yang hampir hadir di seluruh daerah di Indonesia. Cara bermainnya adalah dengan melompat pada bidang datar yang sudah digambar kotak-kotak dan diberi nomor. Lempar batunya, lalu jalan hanya dengan satu kaki mengambil batu yang sudah dilempar. Dengan gerakan melompat dari satu kaki ini, si kecil bisa mengasah kemampuan motorik kasar.
- Lempar tangkap bola
Jika si kecil suka bermain bola, coba ajak mereka bermain lempar tangkap bola. Menangkap bola dengan tangan atau menendangnya dengan kaki bisa membantu mengasah motorik dasar mereka, Bunda.
- Menirukan binatang
Anak-anak pasti suka belajar hal-hal baru soal binatang. Kini, waktunya bagi Bunda untuk mengajak anak-anak menirukan suara dan gerak-gerik binatang. Misalnya, mereka bisa menirukan burung dengan merentangkan kedua tangannya seperti sayap burung.
Permainan untuk melatih motorik halus
Dalam mengasah kemampuan mengkoordinasikan mata dengan otot kecil seperti tangan, Bunda bisa melakukan permainan-permainan berikut ini.
- Lilin plastisin
Permainan pertama menggunakan lilin plastisin. Bunda dan anak-anak bisa belajar membuat aneka bentuk dengan lilin plastisin. Gerakan meremas, menggulung, hingga menekan-nekan lilin plastisin akan melatih koordinasi otot lengan dengan otot mata. Tetapi ingat, gunakan lilin yang aman untuk anak-anak, ya.
- Susun balok
Permainan klasik satu ini sangat menghibur dan ternyata membantu perkembangan motorik kasar dan halus anak. Si kecil dapat menyusun sesuai bentuk yang sama atau warna tertentu. Tentu saja penyusunan ini membutuhkan koordinasi mata dan otot tangan yang baik.
- Puzzle
Sama dengan menyusun balok, menyusun puzzle menjadi gambar yang sempurna juga membantu mengasah motorik halus anak. Mereka dituntut untuk lebih teliti dalam mencari dan menyusun potongan puzzle, sehingga tak hanya motorik halusnya saja melainkan juga kemampuan dalam berkonsentrasinya yang ikut terasah.
- Mewarnai
Anak-anak pasti suka mewarnai gambar dengan krayon atau pensil warna. Dengan menggenggam krayon, memilih warna, hingga mewarnai gambarnya untuk mengikuti garis-garis pola, si kecil sudah melatih koordinasi tangan dan mata mereka.
- Origami uzzle
Origami atau seni melipat kertas dari Jepang ini juga bisa Bunda coba untuk mengasah motorik halus anak-anak. Apalagi sekarang banyak bentuk origami yang bisa Bunda pelajari. Bayangkan, membuat origami yang lucu dan cantik bersama anak-anak, pasti menyenangkan!
Membimbing si kecil dalam mengasah perkembangan motorik kasar dan halus ternyata mudah dan menyenangkan, bukan? Bunda juga bisa mencari tips dan informasi seputar parenting di Panduan Bunda. Semuanya lengkap mulai dari informasi kesehatan dan perkembangan anak, kata dokter, hingga Bunda siaga bagi Bunda yang sedang menyiapkan kedatangan si kecil. Temukan informasi selengkapnya, klik di sini.