ARTIKEL

Anak Belum Lancar Bicara? Ini Dia Penyebab dan Cara Menanganinya

Jun 27, 2019 6:17pm

Saat anak memasuki usia balita tetapi mereka belum lancar berbicara, wajar apabila Bunda jadi merasa khawatir. Hal ini bisa menjadi pertanda bahwa si kecil mengalami masalah tertentu yang perlu ditangani secepatnya. Oleh sebab itu, penting bagi Bunda untuk mengetahui berbagai kemungkinan penyebab anak belum lancar bicara agar tahu cara menanganinya. Simak ulasannya berikut ya, Bunda!

Gadget

Jika anak-anak jarang berinteraksi di luar rumah dan sering rewel karena mood anak kurang bagus, jangan sekali-kali bunda berikan gadget untuk menenangkan si kecil, ya. Gadget dapat membuat anak kecanduan jika dilakukan secara terus menerus. Parahnya, jika anak-anak mengalami kecanduan, gadget akan menghambat kemampuan bicara mereka. Konten seperti gambar dan video pada gadget yang menggunakan banyak bahasa akan memberikan banyak stimulus, alhasil tanpa disadari hal itu justru membuat anak-anak menjadi bingung.

Tenang, bukan berarti anak tidak boleh pakai gadget sama sekali. Gadget sebagai media belajar memang penting bagi si buah hati, Bunda. Namun, idealnya jika usia anak di bawah 1-2 tahun, sebaiknya jangan diberikan gadget walaupun anaknya rewel. Bunda cukup mendengarkan atau menyanyikan lagu-lagu yang sesuai dengan umur si kecil. Dari musik itu anak-anak akan belajar berbicara.

Sedangkan bagi anak-anak berusia di atas 2-3 tahun, berikanlah mereka buku bergambar atau benda lain yang dapat menambah kosa kata mereka. Jangan lupa, bersedialah duduk di samping mereka dan jelaskan gambar yang ada di buku atau benda lain itu.     

 

Mengalami Isolasi

Bila saat usia dini anak-anak jarang bermain di luar rumah dan hanya berinteraksi dengan orang tuanya, mereka akan mengalami kesulitan mengekspresikan perasaan mereka terhadap teman sebaya atau orang dewasa di sekitarnya. Di rumah, interaksi orang tua dan anak hanya bersifat satu arah. Anak-anak cenderung hanya mendengarkan dan melihat apa yang disampaikan dan dilakukan orang tuanya. Tapi, anak-anak jarang diajak menyampaikan dan mempraktikkan sesuatu.

Minimnya kontak sosial menyebabkan anak menarik diri dari lingkungan sosialnya. Pasalnya, kosa kata atau gaya bicara anak tidak sejalan saat ia berada di sekolah atau di luar rumah. Kosa kata yang digunakkan anak hanya terbatas ketika ia berbicara dengan orang-orang di rumahnya saja. Tapi, bunda tidak perlu khawatir. Ada kok tips untuk mencegah agar anak tidak terisolasi dan tetap dalam kontrol orang tua.

Berikan waktu agar anak bermain dengan teman sebayanya. Saat anak-anak bermain dengan temannya, ia membutuhkan sebuah komunikasi verbal sehingga anak akan berusaha untuk bisa bicara. Menjadi teman dan punya teman menjadi sangat berarti untuk anak usia dini hingga berkembang.

Ajak teman-teman bunda yang memiliki anak berusia sebaya untuk membentuk suatu perkumpulan anak. Atur dan jadwalkan perkumpulan itu untuk bermain. Lakukan secara rutin agar si kecil terbiasa untuk menjalin pertemanan. Jangan lupa ciptakan suasana menyenangkan agar anak betah menghabiskan waktu bersama teman-teman barunya.

Kurangnya komunikasi

Bunda, kurangnya komunikasi dengan anak menjadi sebab lain ia belum lancar bicara. Terkadang orang tua begitu sibuk dengan pekerjaan sehingga membuat anak bermain dengan dirinya sendiri. Tentu saja, hal ini membuat anak-anak mengalami keterbatasan kosa kata.

Untuk mengasah kemampuan si kecil agar dapat berbicara dengan baik, tips yang perlu bunda lakukan adalah sempatkan waktu untuknya. Bunda bisa mengajak si kecil melakukan berbagai aktivitas di mana ia dituntut untuk aktif mendengar dan berbicara.  

 

Bunda, tidak perlu khawatir jika si kecil belum lancar bicara. Hal yang perlu Bunda lakukan adalah membuat hal positif agar si kecil menjadi aktif. Semoga poin-poin dalam artikel ini bisa menjadi informasi yang berguna bagi Bunda, ya!

Tags:

Halaman

Artikel Terkait