ARTIKEL

Waspada Flu Singapura, Pahami Dulu Gejalanya!

Jun 28, 2022 8:15am

Flu Singapura adalah salah satu penyakit yang sangat menular dan rentan menyerang anak-anak. Di Indonesia sendiri, penyakit flu singapura menyebar dengan cepat dengan kasus terbanyak adalah pada anak dan balita.

Apa itu Flu Singapura?

Dilansir dari Alodokter, dalam istilah medis flu singapura disebut juga sebagai penyakit tangan, kaki, dan mulut (hand, foot, and mouth disease). Flu singapura sangat mudah menular dan lebih sering menyerang anak di bawah usia 10 tahun. Anak-anak dengan kondisi sistem kekebalan tubuh yang rendah, termasuk bayi dan balita, juga sangat rentan terserang penyakit ini. Namun, flu singapura juga bisa dialami oleh orang dewasa.

Flu singapura menyebabkan sariawan di mulut dan luka lepuh di kulit. Namun penyakit ini biasanya tidak berbahaya dan tidak memerlukan perawatan spesifik serta akan hilang dalam waktu 2 minggu. Tapi pada beberapa kasus, komplikasi serius bisa terjadi akibat flu singapura, seperti meningitis, polio, atau bahkan kematian.

Penyebab Flu Singapura

Flu Singapura disebabkan oleh infeksi virus Coxsackievirus A16 dan Coxsackievirus A6. Virus penyebab flu Singapura ini ditemukan di dalam kotoran atau tinja dan cairan tubuh di dalam hidung dan tenggorokan.

Perlu Bunda ketahui, virus ini juga dapat dengan mudah menyebar apabila seseorang menyentuh cairan tubuh penderita. Penyakit flu Singapura dapat menular melalui air liur, cairan dari lepuhan kulit, serta tetesan pernapasan yang keluar saat batuk atau bersin.

Pada anak-anak, flu Singapura paling menular pada minggu pertama setelah terinfeksi. Namun virus ini dapat bertahan lebih lama dalam tubuh selama berminggu-minggu bahkan setelah gejala hilang. Artinya, anak yang pernah menderita flu Singapura masih bisa menularkan penyakit ini ke orang lain. Bahkan orang dewasa juga bisa terinfeksi virus ini tanpa menunjukkan gejalanya.

Gejala Flu Singapura

Gejala awal dari penyakit flu Singapura dapat muncul 3-6 hari setelah terinfeksi virus. Anak yang terinfeksi biasanya akan mengalami demam atau sakit tenggorokan pada tahap awal, lalu 1-2 hari selanjutnya muncul sariawan, ruam, dan lepuh.

Beberapa gejala ringan dari flu Singapura yang dapat dialami anak di antaranya sebagai berikut:

  • Demam
  • Nyeri tenggorokan/menelan
  • Nafsu makan yang menurun
  • Nyeri badan
  • Timbul bintik merah di rongga mulut
  • Timbul ruam kulit dan bintik merah di telapak tangan dan kaki

Sedangkan gejala berat yang mungkin saja dialami anak di antaranya yaitu:

  • Kesulitan minum dan makan
  • Meningitis (radang selaput otak) dan ensefalitis
  • Komplikasi
  • Lepasnya kuku jari tangan dan kaki

Segera bawa si kecil ke dokter jika Bunda menemukan beberapa gejala di atas, terutama jika ada kontak dengan anak lainnya yang juga mengalami gejala-gejala tersebut. Pemeriksaan lanjutan juga perlu dilakukan bila gejala yang muncul serta kondisi kesehatan anak semakin memburuk.

Namun, untuk membantu mengatasi gejala ringan seperti demam, Bunda bisa berikan Termorex Patch dan Termorex sirup untuk meringankan ketidaknyamanan si kecil karena demam.

Tags:

Halaman