Pentingnya Ekstrakulikuler Untuk Anak

Oct 04, 2016 2:05pm

Pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi pengalaman untuk bunda yang memilik buah hati yang sangat kita sayangi. Saya memiliki anak berusia 7 tahun 5 bulan bernama Tian yang masih duduk di bangku SD. Saat waktu pertama kali Tian masuk SD, Tian sangat pendiam berbeda sewaktu Tian masih di sekolah TK dulu. Sewaktu Tian TK, hampir setiap jam bermain Tian sangat aktif, sampai-sampai ibu guru yang mengajarkan Tian di sekolah memberikan info kepada saya kalau setiap selesai jam bermain pasti seragam Tian penuh dengan keringat.  Namun walaupun tubuh Tian berkeringat  dia tetap konsisten ketika memasuki kelas untuk melanjutkan pelajaran di dalam kelas, dan bukan hanya itu saja Tian termasuk anak yang tidak pernah mengeluh, rewel atau bahkan nakal selama di sekolah.

 

Ketika Tian melanjutkan ke Sekolah SD, saya merasa bahagia sekali. Pasti bunda pernah merasakan hal yang sama ketika anak kita memasuki dunia barunya di sekolah kan? Namun setelah beberapa berjalannya waktu saya melihat sikap Tian sangat berbeda sewaktu Tian TK dulu, Tian cenderung menjadi anak yang pendiam berbeda sewaktu Tian berada di TK atau sedang di rumah. Setelah saya melihat dan mempelajari perkembangan setiap harinya di sekolah, saya berinisiatif bertanya kepada ibu gurunya tentang kegiatan apa saja yang ada di sekolah untuk anak-anak seusia Tian, saya coba mendaftarkan Tian untuk ikut kegiatan Ekstrakulikuler di sekolahnya, setelah saya melihat-lihat ada kegiatan Ekstrakulikuler Pramuka, saya coba daftarkan Tian ke dalam ekstrakulikuler tersebut dengan harapan agar Tian dapat bersosialisasi dengan teman-temannya.

 

Berjalannya waktu harapan sayapun ternyata membuahkan hasil, Tian sekarang menjadi lebih mandiri, percaya diri, lebih peka terhadap lingkungan sekitar untuk bersosialisasi dan mudah bergaul. Bukan hanya itu saja, Tian pun sekarang menjadi anak yang lebih aktif dan percaya diri berbeda dari sebelumnya, sekarang Tian tidak hanya bermain dengan teman-teman sebayanya saja, dia pun bermain dengan kakak kelas yang usianya lebih di atas Tian. Dalam pelajarannya pun Tian juga menjadi lebih proaktif. Ada seorang guru yang menyampaikan ke saya ketika ada pelajaran yang mungkin dia belum mengerti Tian tidak sungkan untuk mengajukan pertanyaan kepada gurunya sampai Tian benar-benar bisa memahami pelajaran tersebut. Dan dirumahpun demikan, apa saja yang Tian ingin tahu, Ia tak sungkan untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada saya,ayahnya atau siapapun yang ada di dekatnya.

 

Nah.. Ternyata kegiatan ekstrakulikuler untuk anak sangat bermanfaat ya bunda, tidak hanya meningkatkan kecerdasannya saja tetapi ada nilai-nilai lain yang dapat di pelajarinya, dan hal ini dapat mengembangkan kemampuan lain untuk si anak. Sayapun sangat bangga dan merasa bahagia melihat kemajuan dan perkembangan Tian sekarang, akan tetapi bunda juga harus selalu mengarahkan dan mengawasi si anak ya, agar si anak dapat terus mengembangkan kemampuannya untuk bereksplor dari hal-hal yang positif lainnya.

 

Adapun hal yang perlu bunda ketahui. Untuk kegiatan ekstrakulikuler anak, sebaiknya  bunda bisa menyesuaikan kegiatan ekstrakulikuler sesuai dengan umur mereka, sehingga si anak juga akan merasa nyaman saat melakukan kegiatan tersebut. Di samping itu juga pemahaman yang di dapat anak pun masih sesuai dengan pemikirannya, karena semua kegiatan tidak dapat di paksakan, akan tetapi bunda bisa mengenalkan kegiatan baru kepada mereka secara bertahap. Apabila si anak menunjukan ketertarikan maka dengan sendirinya si anak akan bersemangat menjalaninya, begitupula sebaliknya bila si anak menunjukan ketidaktertarikan untuk mengikuti kegiatan tersebut maka kemungkinan si anak akan merasa tertekan dan pada akhirnya tidak ada semangat untuk menjalaninya. Oleh karena itu peran bundalah yang sangat dibutuhkan untuk mengarahkan si anak agar dapat mengikuti kegiatan ekstrakulikuler tersebut sesuai dengan karakter dan kemampuannya.

Halaman:

Recommended Article


Our Channels: