Mengajarkan Si Kecil Olahraga Renang Sejak Dini

Aug 19, 2015 12:37pm

Sesuai kodratnya manusia hidup dan beraktivitas di darat, maka bagi manusia berenang adalah sesuatu yang luar biasa. Oleh sebab itu, ketika seorang anak belajar berenang dan berhasil menguasainya, ia akan merasakan suatu kebanggaan yang pada gilirannya akan menimbulkan atau meningkatkan rasa percaya dirinya. Ini bukan isapan jempol.

 

Ada seorang anak perempuan yang sewaktu masih kecil mempunyai masalah dalam bergaul dan dalam mengikuti pelajaran di sekolah. Begitu berat masalah yang dialaminya sehingga orangtua membawanya ke seorang psikiater. Dokter spesialis itu meresepkan obat untuknya, mungkin untuk membantu perkembangan organ otaknya. Yang membuat hati ciut adalah pesan sang psikiater agar sang orangtua bersabar dalam menangani anak itu, dalam arti jangan terkejut seandainya jenjang sekolah dasar pun akan ditempuhnya dalam waktu sekitar dua belas tahun. Bunda dapat membayangkan kesedihan orangtua tadi mendengar "vonis" tersebut. Terlebih karena anak itu bersekolah di sekolah umum dengan guru-guru yang cenderung menafsirkan kesulitan belajarnya sebagai kemanjaan dan kemalasan sehingga sering menghukumnya baik secara fisik maupun verbal.

 

Pada suatu hari orangtua tadi bertemu dengan seorang teman yang menawarkan pelajaran berenang bagi anak itu. Semula ia hanya berharap bahwa anak itu akan mendapatkan pengalaman yang menghibur setelah sekian lama mendapatkan "siksaan" di sekolah.

 

Sebagai anak yang pemalu dan penakut, tahap awal pelatihan renangnya tidak mudah. Namun karena ada unsur "fun" dalam kegiatan tersebut, keberaniannya muncul dalam waktu singkat. Sungguh sebuah kebetulan bahwa klub tempatnya belajar berenang bukan klub biasa melainkan sebuah klub yang dirancang untuk membentuk calon-calon atlet. Menjadi makhluk amfibi merupakan sebuah kelebihan tersendiri. Maka sesudah kegiatan berenang menjadi sesuatu yang menyenangkan, langkah berikutnya adalah menikmati tantangan dari latihan-latihan berat yang diberikan secara teratur oleh para instruktur.

 

Terjun dalam kegiatan lomba-lomba antar klub mempunyai manfaat tersendiri. Di sekolah umum tempatnya belajar, status dan kemampuannya sebagai calon atlet memberinya kebanggaan, karena kini ia lebih unggul daripada teman-teman sekelasnya dalam jam pelajaran olahraga renang. Kenyataan bahwa ia unggul dalam berenang berpengaruh terhadap percaya dirinya. Alhasil selain tubuhnya menjadi lebih sehat, tidak mudah sakit, prestasi belajarnya di sekolah pun berangsur-angsur membaik. Ia percaya bahwa kalau anak lain mampu, tidak ada alasan bahwa ia tidak bisa, bahkan lebih baik. Ramalan psikiater meleset. Ia berhasil menyelesaikan sekolah dasar dalam waktu yang normal, berhasil masuk ke SLTP dan SLTA negeri dan belakangan masuk perguruan tinggi negeri dengan mudah dan lulus dengan IPK di atas 3.

 

Semua olahraga dan kegiatan yang melatih fisik pasti menjadikan anak-anak bunda lebih sehat dan lebih bugar. Akan tetapi olahraga renang prestasi memiliki kelebihan tersendiri. Otot-otot jantung menjadi lebih kuat, paru menjadi lebih besar. Dan selain tanpa benturan, olahraga renang juga membiasakan anak-anak melakukan gerakan-gerakan yang berirama. Keteraturan dan disiplin menjadi sesuatu yang melekat dan spontan pada diri mereka. ***

Halaman:

Recommended Article


Our Channels: