Latih Aktifitas Motorik Anak Dari Usia Dini

Oct 04, 2016 2:13pm

Anak usia dini adalah makhluk polos yang memiliki potensi yang harus dikembangkan. Salah satu kemampuan anak yang sedang berkembang saat usia dini yaitu kemampuan motorik. Motorik adalah peristiwa laten yang meliputi seluruh proses pengendalian dan pengaturan fungsi organ tubuh secara fisiologis maupun psikis yang menyebabkan terjadinya gerak. Perkembangan motorik terbagi menjadi dua yaitu motorik halus dan motorik kasar.

 

Motorik kasar terbentuk saat anak mulai mengkordinasi sebagian besar tubuhnya, oleh karena itu, biasanya memerlukan tenaga karena dilakukan oleh otot-otot yang lebih besar yang membuat mereka dapat melompat memanjat, berlari dan menaiki sepeda, sedangkan motorik halus adalah gerakan halus yang melibatkan bagian-bagian tertentu saja yang dilakukan oleh otot-otot kecil, yaitu memerlukan koordinasi tangan dan mata, seperti menggambar, menulis, dan menggunting

 

Tujuan pengembangan motorik halus untuk anak usia dini adalah sebagai berikut:

  1. Sebagai alat untuk pengembangan keterampilan gerak kedua tangan
  2. Anak dapat menciptakan suatu hasil karya yang orisinil
  3. Sebagai alat untuk pengembangan koordinasi kecepatan tangan dan kecepatan mata
  4. Untuk menyeimbangkan pengelihatan saat seorang guru menggunakan metode demonstrasi dalam pengembangan motorik halus anak
  5. Sebagai alat untuk melatih penguasaan emosi anak,
  6. Dalam membuat hasil karya, anak usia dini bisa sangat menguras emosi , karena pada dasarnya egosentrisnya sangat tinggi.

 

Bagi bunda yang menginginkan buah hatinya terlatih motorik halusnya dapat melakukan kegiatan-kegiatan sebagai berikut:

  • Melakukan kegiatan dengan satu lengan seperti mencoret-coret dengan alat tulis
  • Membuka halaman buku berukuran besar satu-persatu
  • Memakai dan melepas sepatu berperekat/tanpa tali
  • Memakai dan melepas kaos kaki
  • Memutar pegangan pintu
  • Memutar tutup botol
  • Memasang dan melepas kancing baju
  • Membangun menara dari 4-8 balok
  • Mengaduk dengan sendok kedalam cangkir
  • Menggunakan sendok dan garpu tanpa menumpahkan makanan
  • Menyikat gigi dan menyisir rambut sendiri
  • Memegang gunting dan mulai menggunting

 

Namun ada beberapa hal yang bunda harus perhatikan saat melatih aktifitas motorik pada anak yaitu, bunda harus bersabar saat mengajarkan si kecil, karena pasti mereka awalnya akan kesulitan. Dan pastikan juga bunda tetap mendampingi si kecil terutama saat mereka melakukan hal-hal yang berkaitan dengan benda tajam misal menggunting dan meraut pensil agar tetap aman.

 

Nah, itulah sebagian kegiatan yang dapat bunda ajarkan kepada buah hati agar motorik anak dapat berkembang dengan baik, karena selain melatih aktivitas motorik anak, kegiatan tersebut juga dapat melatih kemandirian anak, seperti memakai baju dan sepatu sendiri. Selain itu kegiatan di atas dapat melatih sosialisasi si anak dengan cara seperti menggambar bersama teman. Nah, banyak variasi kegiatan yang dapat dilakukan oleh para bunda agar kegiatan tersebut tampak menarik dan tidak membosankan.

Halaman:

Recommended Article


Our Channels: