Ketika Buah Hati Bunda Terkena Radang Telinga

Nov 02, 2015 2:23pm

Pada suatu hari, setiba bunda di rumah, tiba-tiba bunda mendapati buah hati bunda rewel dan suhu tubuhnya tinggi. Ah, mungkin ia hanya terserang virus flu, begitu kata bunda dalam hati. Beberapa hari ini hidungnya memang agak berair dan sesekali ia batuk atau bersin.

 

Setelah membersihkan diri dan siap mengambil alih sang buah hati dari pengasuh yang telah menjaganya selama seharian, bunda membujuknya makan kue yang biasanya merupakan kesukaan anak itu. Namun buah hati bunda malah bertambah rewel. Pengasuhnya juga memberi laporan bahwa selera makannya buruk sekali hari itu, ditambah rewel dan mudah marah. Tiba-tiba ada satu hal yang menurut pengamatan bunda tidak biasa pada anak itu. Tangannya berulang kali menarik, menggenggam, dan menggaruk telinganya. Adakah sesuatu yang tidak beres pada alat pendengarannya?

 

Beruntung tadi perjalanan dari kantor tidak macet, berarti belum terlalu malam untuk berkonsultasi dengan dokter. Dari pemeriksaan dicapai kesimpulan bahwa buah hati bunda menderita otitis media akut.

 

Apakah yang disebut otitis media akut? Otitis media akut adalah infeksi yang terjadi pada telinga bagian tengah, tepatnya pada ruang di belakang gendang telinga, tempat tiga tulang kecil yang berfungsi menangkap getaran dan meneruskannya ke telinga bagian dalam. Kondisi ini juga dikenal dengan istilah radang telinga tengah.

 

Otitis media akut pada orang dewasa atau anak-anak yang lebih besar terasa berupa rasa sakit pada telinga, rasa penuh, dan kehilangan pendengaran. Rasa sakit tersebut terjadi karena infeksi menyebabkan inflamasi dan penimbunan cairan di telinga bagian tengah. Lalu, mengapa infeksi bisa sampai ke situ?

 

Infeksi di telinga bagian tengah terjadi karena virus atau kuman yang sudah beraksi di hidung bagian belakang karena kasus infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) pindah ke telinga bagian tengah melalui saluran yang menghubungkan kedua bagian itu (tuba eustachius). Itu sebabnya dokter sering mengintip ke dalam lubang telinga ketika pasien kecil dibawa kepadanya dengan keluhan batuk-pilek yang disertai demam.

 

Virus dan kuman yang bisa menyerang sampai ke telinga bagian tengah bisa pneumokokus, streptokokus, virus hemofilus, atau virus influenza. Infeksi lebih sering terjadi pada anak-anak karena posisi tuba pada anak lebih horizontal dibanding pada dewasa. Selanjutnya infeksi tadi menyebabkan peradangan dan penumpukan nanah di telinga bagian tengah.

 

Otitis media akut ini penyakit yang berbahaya, karena selain merupakan awal otitis media supuratif kronis (OMSK), yang kemudian menjadi congekan, infeksi ini juga dapat menyebar hingga ke tulang mastoid dan selanjutnya berkembang menjadi infeksi otak (meningitis).

 

Apa gejala-gejala yang perlu diwaspadai untuk mencegah keadaan seperti di atas berkembang ke yang lebih buruk? Seperti cerita di atas, biasanya buah hati bunda kelihatan terserang pilek dan batuk yang disertai demam. Demam sendiri menunjukkan ada infeksi yang terjadi entah di bagian tubuh mana pada buah hati bunda. Pada anak yang masih kecil, ia akan mengomunikasikan rasa sakitnya dengan perilaku rewel, mudah marah, dan kehilangan selera makan. Tetapi kalau tangannya cenderung memegang-megang telinganya, bunda patut curiga bahwa sumber gangguan mungkin ada di bagian dalam telinganya. Memang betul, terkadang gejala tersebut di atas disertai gejala lainnya seperti nyeri saat menelan, diare, dan gangguan pencernaan, misalnya muntah.

 

Seandainya buah hati bunda menunjukkan gejala-gejala seperti di atas, sebaiknya bunda langsung memeriksakannya ke dokter agar diagnosis dapat ditegakkan dan diberi penatalaksanaan yang sesuai. Pengobatan yang benar dapat menyembuhkan penyakit ini. Namun kelengahan atau keterlambatan penanganan dapat menyebabkan keadaan dan gangguan yang jauh lebih parah. Jangankan meningitis, perforasi atau kebocoran gendang telinga pun akan menciptakan keadaan yang sangat tidak nyaman, setelah serangan sakit yang luar biasa hebat. Cairan atau nanah akan keluar dari telinga. Cairan yang keluar bisa seperti ingus, kuning hingga kehijauan, dan terkadang disertai bau. Repotnya, tahap perforasi sering disertai redanya rasa nyeri sehingga pasien atau orangtuanya lalai melanjutkan proses pengobatan. Dengan kata lain otitis media akut (OMA) kini berisiko berubah menjadi otitis media supuratif kronis (OMSK).

 

Telinga tengah berfungsi menyampaikan bunyi atau suara ke telinga bagian dalam melalui getaran tiga tulang kecil di dalamnya. Oleh sebab itu otitis media akut hampir pasti menimbulkan gangguan pendengaran. Dan seandainya otitis media akut berkembang menjadi otitis media supuratif kronis, gangguan pendengaran juga akan berpengaruh pada perkembangan kemampuan bicara buah hati bunda.

 

Pengobatan awal yang diberikan oleh dokter untuk otitis media akut biasanya sama dengan pengobatan untuk infeksi saluran pernapasan atas. Maka seandainya bunda menemukan gejala demam dan sakit telinga pada buah hati bunda pada jam-jam yang masih jauh dari jam praktek dokter, untuk mengurangi penderitaannya bunda dapat memberikan obat pereda flu dalam kotak obat bunda. Obat pereda flu biasanya mengandung penurun panas dan pereda nyeri, dekongestan, dan antihistamin. Produk Konimex yang dapat bunda siapkan di kotak obat untuk buah hati bunda adalah Termorex Plus. Jangan lupa bunda berikan sesuai dosis yang tepat bagi si kecil ya. ***

Halaman:

Recommended Article


Our Channels: