Hindari Masuk Angin Pada Anak Saat Perjalanan Jauh

Jun 22, 2017 3:56am

Perjalanan mudik kali ini, Bunda sedikit khawatir bila Putri masuk angin karena perjalanan yang ditempuh kali ini cukup panjang. Gejala masuk angin adalah gejala yang sering sekali timbul bila kita melakukan perjalanan. Tubuh akan dirasa tidak nyaman, seperti meriang, perut kembung dan kepala pusing. Mual juga gejala masuk angin yang sering timbul. Penyebab masuk angin yang paling sering adalah terlambat makan terutama saat aktivitas dimulai dari pagi hari sehingga perut yang kosong akan terisi oleh angin. Hal ini menyebabkan penuh terasa kembung atau penuh karena angin. Cuaca yang dingin di pagi juga menjadi faktor yang dapat mengakibatkan masuk angina bila kita terlambat makan. Bagaimana supaya Putri tidak masuk angin saat perjalanan? Agar perjalanan mudik tetap menyenangkan dan tidak membuat Putri sakit.

 

 

Makan Tepat Waktu

Seperti yang sudah disebutkan di atas, Bunda, terlambat sarapan di pagi hari sering kali membuat si kecil masuk angin. Terutama bila aktivitas dimulai di pagi hari. Bila perjalanan mudik dimulai dari dini hari, usahakan perut si kecil tetap terisi oleh makanan.  Walaupun makanan yang masuk  hanya sedikit namun yang terpenting adalah perut tidak kosong dan tidak terlambat makan. Usahakan dalam perjalanan mudik Bunda, makan dengan tepat waktu sehingga Bunda dan si kecil tidak terlambat makan. Makanan yang dikonsumsi tentu makanan yang bergizi ya Bunda agar si kecil tetap fit dan tidak lemas. Cemilan boleh saja ditambahkan untuk mengisi perut diantara waktu makan, namun usahakan cemilan yang Bunda bawa atau beli adalah cemilan yang sehat ya Bunda. Hindari pemberian cemilan yang tidak sehat berlebihan.


Halaman:

Recommended Article


Our Channels: