1000 Hari Pertama Kehidupan: Agar Anak Tumbuh dan Berkembang Secara Optimal

Mar 05, 2018 10:40am

Menurut badan kesehatan dunia World Health Organization (WHO), yang termasuk dalam usia anak adalah dari sejak dalam kandungan hingga usia 18 tahun. Anak bukanlah miniatur orang dewasa, ia mempunyai ciri khas dalam pertumbuhan dan perkembangannya. Pertumbuhan anak ditandai dengan bertambahnya ukuran fisik, baik dalam hal berat badan maupun tinggi badan. Sedangkan perkembangan anak ditandai dengan bertambahnya kemampuan struktur dan fungsi tubuh menjadi lebih kompleks sesuai umur. Beberapa faktor yang berperan penting terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak yang optimal antara lain genetik, nutrisi dan lingkungan.

 

Apa itu 1000 hari pertama kehidupan?

Yang disebut 1.000 hari pertama kehidupan yaitu mulai dari saat pembuahan di dalam rahim ibu sampai anak berusia 2 tahun. Masa tersebut merupakan “golden age” (periode emas) perkembangan anak, karena pada masa tersebut pertumbuhan dan perkembangan sangat pesat. Kebutuhan dasar anak untuk tumbuh kembang secara garis besar dikelompokkan dalam: Asuh, Asih, dan Asah. Asuh merupakan kebutuhan fisik-biomedis meliputi  pemberian ASI, nutrisi yang sesuai, kelengkapan imunisasi,  pengobatan bila anak sakit, pemukiman yang layak, kebersihan individu dan lingkungan, rekreasi dan bermain. Asih merupakan kebutuhan emosi dan kasih sayang, dan Asah merupakan kebutuhan akan stimulasi mental yang merupakan cikal bakal untuk proses belajar anak.

 

 

Nutrisi 1000 hari pertama kehidupan

Nutrisi sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan otak terutama pada 1000 hari pertama kehidupan. Peran nutrisi antara lain sebagai bahan energi agar tubuh dapat berfungsi dengan baik, mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak, serta sebagai terapi penyembuhan atau pencegahan. Selain jumlah yang cukup, kadar nutrisi juga harus seimbang, tidak kekurangan maupun berlebihan. Agar anak mencapai nutrisi yang seimbang sejak di dalam kandungan, ibu juga harus memperhatikan keseimbangan nutrisi selama kehamilan. Inisiasi menyusui dini dalam waktu 1 jam setelah lahir, pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif selama 6 bulan, pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) saat usia 6 bulan, pemberian ASI hingga usia 2 tahun, merupakan beberapa rekomendasi dari WHO agar kebutuhan nutrisi anak terpenuhi sehingga dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Pemberian MPASI juga harus melihat ketepatan waktu, keseimbangan dan kecukupan nutrisi, keamanan, dan diberikan dengan cara yang tepat.

 

Pemberian nutrisi yang seimbang juga berperan dalam pembentukan hormon-hormon yang dibutuhkan anak untuk tumbuh seperti hormon tiroid, hormon pertumbuhan, hormon tulang dan hormon pubertas. Kekurangan salah satu hormon tersebut dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan yang optimal antara lain kurangnya kecerdasan, stunting atau pendek, dan menghambat proses pubertas.

 

Perlu diingat bahwa pada setiap tahap tumbuh kembang, kebutuhan nutrisi seorang anak tidaklah sama. Asupan yg dikonsumsi setiap hari tentunya harus memenuhi kebutuhan harian dengan standar berupa Angka Kecukupan Gizi (AKG), Angka Label Gizi, ataupun Codex Alimentarius.


Halaman:

Recommended Article


Our Channels: